Spiga
Showing posts with label Technology. Show all posts
Showing posts with label Technology. Show all posts

20 Virus Top versi Kaspersky

Perusahaan anti virus Kaspersky merilis daftar Top 20 virus berbahaya yang beredar selama bulan April lalu.

Daftar peringkat tersebut terdiri dari program-program berbahaya, adware dan program yang tidak diinginkan yang paling sering terdeteksi oleh komputer pengguna. Dua pendatang baru yang menarik perhatian di bulan ini, adalah Virus.Win32.Virut.Virut.ce dan Exploit.HTML.CodeBaseExec.

Virut.ce mendekati posisi peringkat kedua di bulan Februari dan terlihat ingin mendominasi ke peringkat pertama. Virus dengan versi terbaru muncul setiap hari, yang menunjukkan bahwa para penjahat kriminal memantau bagaimana dan kapan program jahat tersebut terdeteksi oleh program antivirus dan berusaha untuk meningkatkan ukuran botnet dalam menginfeksi mesin.

Selain itu, malware memanfaatkan kerapuhan sederhana pada Internet Explorer versi 5.01, 5.5 dan 6.0. Hal ini menunjukkan harapan dari penjahat kriminal untuk tetap menjadi orang-orang dalam jumlah signifikan yang tidak menginstall update keamanan sistem operasi yang relevan atau yang masih menggunakan versi lama dari Internet Explorer. Demikian keterangan resmi yang diterima , Rabu (6/4/2009).

Berikut daftar 20 virus selama April versi Kaspersky


1. Net-Worm.Win32.Kido.ih

2. Virus.Win32.Sality.aa

3. Trojan-Dropper.Win32.Flystud.ko

4. Trojan.Win32.Chifrax.a

5. Trojan.Win32.Autoit.ci

6. Trojan-Downloader.Win32.VB.eql

7. Packed.Win32.Krap.b

8. Worm.Win32.AutoRun.dui

9. Exploit.HTML.CodeBaseExec

10. Packed.Win32.Black.a

11. Virus.Win32.Sality.z

12. Virus.Win32.Virut.ce

13. Trojan.JS.Agent.xy

14. Worm.Win32.Mabezat.b

15. Virus.Win32.Alman.b

16. Packed.Win32.Krap.g

17. Packed.Win32.Klone.bj

18. Worm.Win32.AutoIt.ar

19. Exploit.JS.Agent.agc

20. Email-Worm.Win32.Brontok.q
Sumber: okezonecom

LG keluarkan LCD TV ukuran Jumbo dengan source file hanya dari USB Flash Disk



LG akhirnya mengumumkan harga TV LED LCD TruMotion. TV tersebut memiliki fitur refresh rate 240Hz dan dibuat dengan ukuran 42, 47 sampai 55 inch. Dengan komponen lampu LED, maka TV LG TruMotion mampu menampilkan tingkat kontras sampai 2.000.000:1.



FItur lainnya yang dimiliki LG TruMotion seperti langsung memainkan file film via USB dan kemampuan membaca format DivX, juga sudah mendukung THX. Ini harganya, diperkirakan LG TruMotion akan dijual antara $2.445 sampai $4.742. (sumber:ketok.com)

Netbook Aspire One 10 Inci Terbaru dari Acer



Mudah-mudahan Anda belum bosan membaca berita tentang netbook yang pamornya sekarang ini semakin menanjak. Setelah muncul pertama kali di tahun 2007, tahun 2008 mulai banyak perusahaan yang memproduksi notebook mungil ini dengan total penjualan mencapai 14 juta unit di seluruh dunia. Tidak sampai situ saja, penjualan netbook di tahun 2009 diprediksi akan terus meningkat hingga dua kali lipatnya dari tahun sebelumnya.

Karena semakin banyaknya perusahaan komputer terjun di segmen ini, bagi berbagai pemain yang sudah terjun di segmen netbook sebelumnya seperti Acer, ini adalah waktunya untuk meningkatkan kualitas produk dan memantapkan posisinya dalam persaingan.

Notbook Aspire One versi terbaru ini telah hadir pada bulan Februari 2009.



Dilihat dari screenshot yang ada, Acer tampaknya akan mengeluarkan netbook terbarunya dalam tiga variasi warna yaitu putih, hitam dan merah, tidak seperti sebelumnya yang memiliki lima warna. Ukuran layarnya juga sudah ditingkatkan menjadi 10,1 inci dengan resolusi 1024 x 600 sehingga lebih mudah dilihat.

Perubahan dalam segi tampilan juga dapat dilihat dari bentuk engselnya yang kini tidak lagi bundar, namun agak pipih dan hampir berbentuk segitiga. Letak tombol trackpad yang sebelumnya berada di samping juga kini berada di bawah seperti kebanyakan notebook.



Spesifikasi dari Acer Aspire One versi terbaru dapat Anda lihat di bawah ini:
• Intel Atom @ 1.6Ghz
• 10.1" LED-backlit 1024×600 screen
• HDD (belum diketahui kapasitasnya)3 x USB2
• Ethernet, Wifi
• Bluetooth 2.0+EDR
• 3G (optional)
• VGA out
• SD card reader (tidak ada lagi slot Expansion)
• Windows XP

Sejauh ini masih belum ada kabar tentang kisaran harga jual lini produk ini. (sumber:udaramaya.com)

BlackBerry's, Trendsetter sesaatkah??


Blackberry, atau yang lebih dikenal dengan sebutan BB, sepertinya saat ini telah menjadi salah satu kebutuhan utama, layaknya sandang, pangan dan papan. Atau mungkin bahkan lebih ekstrim lagi diatas dari ketiga kebutuhan primer diatas, misal : biarlah masih ngekost atau ngontrak, tapi menenteng kesana kemari sebuah BB di genggamananya ataupun rela mengurangi jatah makan guna mendapatkan si “berry hitam” yang tengah menjadi idola masyarakat perkotaan, khususnya Jakarta.
Kita coba kembali sekitar tahun 2007 kemarin, dimana demam Communicator (sebutan dari Nokia Communicator family) melanda ibukota ini. Masyarakat Jakarta dan kota-kota besar lainnya pun rela antri dari subuh di depan konter penjual Nokia, baik yang resmi ataupun tidak hanya untuk bisa mencicipi si “brick-like smartphone” terbaru itu.
Mereka pun rela membayar selisih lebih sekian ratus ribu atau sekian juta rupiah untuk menjadi nomor pertama didalam waiting list yang telah mengular bak antrian sembako ataupun minyak tanah itu. Itu semua karena pada saat itulah Nokia E90 dilaunching untuk pertama kalinya di dunia, dan Indonesia lah pilihan utama tempat peluncuran handphone pintar terbaru dari Nokia.
Tidak salah memang pihak marketing Nokia memilih Indonesia sebagai tempat peluncuran pertama kali Nokia E90, yang kadang-kadang diplesetin dengan “EGO“, hampir sebagian besar masyarakat Indonesia mempunyai ego yang sangat tinggi. Melebihi dari realitas yang bisa ditolerir oleh orang pada umumnya.

Jangan heran jika Anda mendapati sebuah rumah gubuk reyot yang tidak ada atapnya berlubang-lubang tetapi didalamnya terdapat sebuah televisi 21 inchi dan pemiliknya sedang berasyik masyuk sms-an ria atau berhaha-hihi dengan sebuah handphone yang cukup buat beli beras untuk sebulan lamanya.
Itu contoh untuk kaum marginal ataupun yang berekonomi pas-pasan, coba kita tengok diseberang sana, kelakuan yang hampir serupa tapi dalam taraf yang lebih parah pun melanda kaum gedongan ataupun borjuis yang duitnya seolah-olah tidak berseri saking banyaknya.
Contoh nyata, mobil paling terkini yang masih dipamerkan disebuah ajang motorshow diluar negeri sana, hanya dibuat secara limited (terbatas) dan jumlahnya di seluruh dunia hanya ada 10, jangan kaget jika 2 atau 3 dari jatah itu adalah untuk orang Indonesia. Hebat !!
Sekarang kita kembali lagi ke topik diatas, tentang fenomena blackberry yang seolah-olah meluluh lantakkan berbagai macam fenomena-fenomena alam yang telah terjadi selama ini dan gegap gempita Pemilu yang sebentar lagi berlangsung. Fenomena ini sedang melanda masyarakat kota besar hingga pelosok negeri. Yang muda ataupun tua, dari anak kuliah hingga orang perkantoran. Semuanya terbius dengan si “berry-hitam” yang konon presiden Amerika Serikat yang baru saja dilantik, Barrack Obama pun tidak bisa lepas darinya.
Coba simak hasil wawancara berikut ini, kira-kira apa saja harapan orang-orang terhadap Blackberry ataupun dorongan hasrat paling mendalam seperti apa sehingga membuat seseorang rela untuk menebus sebuah alat komunikasi ini senilai satu ekor sapi jantan, sehat, kuat, dan siap untuk dikorbankan di Hari Idul Adha setiap tahunnya. (sekitar Rp 6 juta - 8 juta ketika tulisan ini diketik. sumber : Bhinneka.com)
“Dengan BB, gue bisa chatting, check email, buka fesbok (facebook), browsing dimana aje .. pokoknye ngga ketinggalan informasi dah!”.

Kebutuhan akan komunikasi data maupun suara dimana saja dan kapan saja, saat ini sudah menjadi hal yang lumrah. Seiring dengan pertumbuhan teknologi komunikasi yang semakin memudahkan seseorang untuk bisa terhubung ke seluruh penjuru dunia lewat bantuan Internet. Tapi apakah Anda lupa, itu semua telah menjadi fitur utama dari semua smartphone mulai dari jaman Nokia 6600 diluncurkan (kira-kira 7 tahun yang lalu).
Memang sih Nokia 6600 tidak secantik dan secanggih BlackBerry ini, tapi di merk lain pun saat ini telah mengeluarkan berbagai macam jenis smartphone guna menghadang laju BlackBerry ini, sebut saja dari kubu Nokia yang mengeluarkan E71 ataupun E63 yang lebih dulu keluar, yang mempunyai fitur dan fungsi yang setara dengan BlackBerry, dengan membawa nilai lebih yaitu harga yang lebih masuk diakal daripada BB dan bisa digunakan dengan kartu dari operator manapun juga.
Koneksi WiFi, GPRS, EDGE, HSDPA, Bluetooth, infrared adalah syarat utama sebuah handphone yang menyandang titel smartphone. Apa sih smartphone itu ? Gubraks .. Jadi kemana saja selama ini kawan ? Monggo di intip penjelasan smartphone disana.
“Tongkrongannya Blackberry sekarang khan manteb coy … ngga malu-maluin lah kalo lagi nge-mail ataupun kopdar di kafe-kafe bareng temen-temen kongkow”.
Sepertinya RIM (Research in Motion), yang membuat si blackberry ini mulai mengerti akan kebutuhan tampilan (fashion) dewasa ini. Coba lihat design dan tampilan Blackberry 2 atau 3 tahun yang lalu (seperti pada gambar diatas). Tak ubahnya sebuah kotak untuk pengganjal buku ataupun sebuah hardisk eksternal . Dengan design yang tampil elegan, manis, membulat disana-sini, serta nuansa glossy (mengkilap) saat ini, pamor Blackberry pun tak ubahnya si Cinderella yang berubah dalam semalam, dari si buruk rupa menjadi si cantik dan menawan.
Sekarang pilihan ada di tangan Anda. Apakah Anda rela merogoh kocek lebih dalam lagi hanya untuk sebuah tampilan saja ? Jika uang bukan masalah buat Anda, so it’s no problemo. Tapi jika Anda bela-belain hutang ke sebuah plastik seukuran kartu nama (baca : kartu kredit) hanya demi mendapatkan gengsi tersebut, sebaiknya Anda pikir-pikir kembali niatan Anda itu.

”Masalah sekuritas di Blackberry”
Untuk di Indonesia, pembelian BlackBerry secara resmi adalah dengan bundling dari pihak operator, Telkomsel, Indosat dan XL. Hati-hati jika Anda ingin memiliki BB dengan cara membeli lewat tangan kedua (second) ataupun secara BM (black market). Walaupun dipasaran (baca : internet) kita bisa jumpai teknologi untuk unlock, hacking, ataupun cracking terhadap PIN dan registrasi yang “mengunci” BlackBerry tersebut. Pada awalnya teknologi PIN dan registrasi ini untuk melindungi aset berharga dari si tangan jahil (baca : dicuri / kecopetan), tapi pada dasarnya adalah untuk ‘mengunci’ si pelanggan tersebut untuk loyal terhadap operator tersebut. (lagi-lagi trik marketing berbicara disini).
“BlackBerry bisa membuat autis kepada penggunanya”
Ketika seseorang telah asyik dengan dirinya sendiri dan “dunianya sendiri”, apalagi tidak memperdulikan lingkungan sekitar, menjadikan sikap ketergantungan yang teramat sangat, tidak bisa hidup tanpa “dunianya”, maka orang tersebut boleh dibilang telah terkena gejala-gejala penyakit autis. Seorang pengguna maniak BlackBerry bisa menghabiskan waktunya berjam-jam, bahkan seharian penuh bersamanya. Entah untuk membalas email, memberikan komentar lewat blogwalking, upload foto terbaru kedalam facebook, ataupun sekedar browsing dan chatting dengan seseorang yang dari antah berantah diseberang sana.
Dia seolah-olah telah mempunyai dunianya sendiri, tidak menghiraukan lagi lingkungan disekitarnya. Toh dengan BlackBerry di genggamannya, dan koneksi internet selama 24 jam nonstop yang didapatnya, maka dia bisa menciptakan dunia yang sesuai dengan keinginannya. Dunia semu nan majemuk alias dunia maya.
Hal diatas pada dasarnya tidak hanya bisa terjadi kepada pengguna BB saja, tapi bisa terjadi pada siapa saja, para pengguna handphone yang hanya bisa untuk kirim sms dan menelpon saja pun juga bisa menciptakan dunia yang serupa. Jadi anggapan diatas tidaklah 100% benar.
Memang semua itu kembali pada diri masing-masing. Seberapa pentingkah memiliki BlackBerry itu untuk Anda ? Worthed (layak) kah Anda harus mengeluarkan uang seharga satu ekor sapi untuk sebuah alat komunikasi pintar ini ? Jangan sampai semua itu hanyalah demi kesenangan sesaat saja.
Bagaimana menurut Anda ?? (sumber:hi-technews.net)

BlackBerry's Trend



BlackBerry adalah perangkat genggam nirkabel yang memiliki kemampuan layanan surat-e gegas (push e-mail), telepon selular, sms, faksimili Internet, menjelajah Internet, dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya.

Sejarah

Blackberry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Kemampuannya menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telepon genggam mengejutkan dunia.

Blackberry pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub merupakan pengejewantahan dari RIM yang merupakan rekan utama Blackberry. Di Indonesia, Starhub menjadi bagian dari layanan dalam segala hal teknis mengenai instalasi Blackberry melalui operator Indosat. Indosat menyediakan layanan Blackberry Internet Service dan Blackberry Enterprise Server Pasar Blackberry kemudian diramaikan oleh dua operator besar lainnya di tanah air yakni Excelkom dan Telkomsel. Excelkom menyediakan dua pilihan layanan yaitu Blackberry Internet Service dan Blackberry Enterprise Server+ (BES+). BES+ adalah layanan gabungan dari BES dan BIS, ditujukan bagi pelanggan korporasi sehingga pelanggan dapat menerima dan mengirim email kantor yang berbasis Microsoft Exchange, Novel Wise, Lotus Domino dan 10 akun e-mail berbasis POP3/IMAP melalui telepon genggam. Sementara, operator Telkomsel hanya menyediakan Blackberry sebagai bagian dari layanan korporasi dengan Blackberry Enterprise Server. Pada awalnya, layanan Blackberry hanya bisa diakses melalui smartphone Blackberry saja. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, ketiga operator ini telah menyediakan fasilitas Blackberry Connect yang memungkinkan Blackberry Internet Solution diakses melalui smartphone jenis lain seperti Nokia (N-9500, N-9300, N-9300i, E61), Sony Ericsson P910i, M600i, Palm Treo, Dopod, dan lainnya. Sejauh ini, fasilitas Blackberry memang baru dimanfaatkan oleh para pengguna pribadi dan korporasi, belum merambah hingga bidang pemerintahan dan intelijen seperti di negara-negara lain.

Produk yang menjadi andalan utama dan membuat Blackberry digemari di pasar adalah surat-e gegas (push e-mail). Produk ini mendapat sebutan surat-e gegas karena seluruh surat-e baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “didorong” masuk ke dalam Blackberry secara otomatis.

Pengguna tidak perlu mengakses internet terlebih dulu dan membuka satu persatu surat-e yang masuk, atau pemeriksaan surat-e baru. Hal ini dimungkinkan karena pengguna akan terhubung secara terus-menerus dengan dunia maya melalui jaringan telepon seluler yang tersedia. Alat penyimpanan juga memungkinkan para pengguna untuk mengakses data yang sampai ketika berada di luar layanan jangkauan nirkabel. Begitu pengguna terhubung lagi, Blackberry Enterprise Server akan menyampaikan data terbaru yang masuk.

Fasilitas lain yang menjadi andalan Blackberry adalah pesan instan. Yahoo Messenger, Google Talk dan Skype kini telah menjadi rekanan dengan Blackberry. Teknologi terkini memang memungkinkan kita untuk “mengobrol” (chatting) di internet melalui telepon genggam dan Personal Digital Assistant (PDA). Tetapi yang berbeda pada Blackberry adalah proses instalasi lengkap yang bisa dilakukan nya melalui jaringan nirkabel.

Keunggulan lain juga hadir melalui teknologi kompresi yang menyebabkan biaya akses menjadi murah dan pemberitahuan jawaban pesan melalui tanda getar pada Blackberry.

Penggunaan Blackberry semakin meluas dengan hadirnya fasilitas koneksi Blackberry (Blackberry Connect). Dengan Blackberry Connect, pengguna tidak lagi harus menggunakan perangkat genggam Blackberry untuk memanfaatkan Blackberry Internet Solution. Pengguna hanya perlu menginstalasi Blackberry Connect pada smartphone merek apapun yang dimiliki, kita bisa memanfaatkan Blackberry Internet Solution.

Sistem Operasi

RIM menyediakan sistem operasi multi-tugas (multi-tasking operating system - OS) bagi Blackberry yang memungkinkan penggunaan secara intens dari sebuah alat . OS menyediakan dukungan bagi MIDP 1.0 dan WAP 1.2. Versi sebelumnya memungkinkan sinkronisasi nirkabel melalui e-mail dan kalendar Microsoft Exchange Server, dan juga e-mail Lotus Domino. Sementara OS 4 yang terbaru erupakan pelengkap dari MIDP 2.0, and memunkinkan aktivasi nirkabel lengkap dan sinkronisasi dengan e-mail, kalendar, daftar tugas, catatan dan buku telepon, serta tambahan dukungan bagi Novell GroupWise and Lotus Notes.

Perangkat Lunak

Blackberry menyediakan berbagai perangkat lunak yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasi.

Blackberry Enterprise Server (BES)

Perangkat genggam Blackberry terintegrasi pada sistem e-mail yang terorganisasi melalui paket perangkat lunak yang disebut Blackberry Enterprise System (BES). BES dapat digunakan oleh jaringan e-mail yang berbasis Microsoft Exchange, Lotus Domino, dan Novell Group Wise. Khusus pada pengguna individu, mereka dapat menggunakan layanan e-mail nirkabel yang disediakan oleh provider tanpa harus menginstalasi BES. Para pengguna individu dapat menggunakan Blackberry Internet Solution tanpa harus menginstalasi BES di smartphone mereka. BES memang ditujukan bagi pelanggan korporasi dengan cakupan usaha yang besar. Perangkat lunak ini mengintegrasikan seluruh smartphone Blackberry pada suatu organisasi dengan sistem perusahaan yang telah ada. Keuntungan yang diperoleh adalah memperluas komunikasi nirkabel dan data perusahaan kepada pengguna aktif dengan cara yang aman.

BlackBerry Professional Software (BPS)

BPS merupakan komunikasi nirkabel dan kolaborasi solusi bagi usaha kecil dan menengah. Ia menghadirkan berbagai fitur yang dibutuhkan karyawan, dalam sebuah paket yang mudah dipasang dan harga yang lebih murah.

BlackBerry Internet Service (BIS)

Perangkat lunak yang diperuntukkan bagi pengguna pribadi ini memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan smartphone dengan 10 akun e-mail yang berbasis Post Office Protocol (POP3) dan Internet Message Access Protocol (IMAP), menerima dan mengirim pesan instan, serta berselancar di Internet. Dengan BIS, kita juga dapat membuka tambahan data (attachment) dalam bentuk excel, word, powerpoint, pdf, zip, jpg, gif dengan tingkat kompresi data yang tinggi.

BlackBerry Mobile Data System (BlackBerry MDS)

sebuah aplikasi optimisasi pengembangan kerangka kerja untuk BlackBerry Enterprise Solution, menyediakan Anda sebuah alat pengembangan untuk membangun, menyebarluaskan, serta mengatur interaksi antara BlackBerry smartphones dan aplikasi perusahaan.

Jaringan Seluler

Smartphone Blackberry dapat beroperasi pada berbagai jaringan seluler berikut, yaitu

CDMA2000 1X Ev-DO

Jaringan CDMA2000 1X memungkinkan kita untuk memelihara koneksi jaringan nirkabel untuk layanan data. Jaringan ini menyokong layanan untuk data berkecepatan-tinggi, dirancang untuk komunikasi data di area luas serta menawarkan layanan suara berkualitas tinggi. Dukungan oleh Ev-DO (Evolution Data Optimized atau Evolusi Optimalisasi Data) pada beberapa smartphone, memungkinkan pencarian dan pencantuman data dengan lebih cepat lagi.

GSM/GPRS/EDGE/UMTS

Jaringan GSM/GPRS/EDGE/UMTS memungkinkan kita untuk memelihara koneksi virtual dengan jaringan nirkabel untuk layanan data. GPRS (General Packet Radio Service), EDGE (Enhanced Data rates for Global Evolution) dan UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) adalah sebuah jaringan paket yang bisa dipakai bergantian, dirancang untuk komunikasi data pada area luas. sementara GSM (Global System for Mobile Communications) memberikan layanan suara berkualitas tinggi. UMTS, atau biasa dikenal sebagai 3GSM, memberikan sinkronisasi suara dan fungsionalitas data, memberikan dukungan bagi perpindahan data dengan kecepatan tinggi.

Mike

Jaringan Mike mengggunakan teknologi Digital Enhanced Network (iDEN) yang telah terintegrasi. Teknologi yang serba digial ini dirancang untuk menyediakan suara berkualitas tinggi serta transmisi yang berskala nasional

Mobitex dan Nextel

Jaringan Mobitex dan Nextel adalah jaringan yang dirancang untuk komunikasi data nirkabel pada area yang luas. Ia menyediakan cakupan yang luas dan penetrasi ke dalam gedung, pencarian data dengan mulus, pengiriman dan peneriman pesan dengan sangat cepat, serta layanan pesan tingkat lajut yang dapat diandalkan.

Wireless Local Area

Wireless Local Area Networks (WLANs) beroperasi pada frekuensi yang tidak memiliki izin dan biasanya digunakan untuk mengalihkan kemacetan jaringan perusahaan di udara. Hal ini diperlukan untuk meminimalisir kebutuhan akan jaringan LAN yang tradisional. WLAN dirancang dengan tujuan agar departemen IT bisa mengatur jaringan nirkabel mereka sendiri, memungkinkan mobilitas internal bagi fasilitas yang diperuntukkan bagi karyawan perusahaan. Dengan adanya Voice over IP (VoIP), WLANs kini bisa digunakan untuk menghantarkan data maupun suara.

Wi-Fi

Smartphone yang menggunakan jaringan Wi-Fi hanya memungkinkan pengguna untuk mengakses internet di tempat-tempat yang berada dalam jangkauan jaringan Wi-Fi. Daerah yang berada dalam cakupan Wi-Fi biasanya disebut dengan istilah Hotspots. Hotspot bisa berupa daerah komersial seperti kafe dan restoran, fasilitas umum seperti rumah sakit dan sekolah, maupun daerah pribadi seperti rumah. Hadirnya sebuah jaringan baru seperti UMA (Unlicensed Mobile Access), atau dapat pula disebut GAN (Generic Access Network), menyediakan layanan perpindahan data(GSM�/GPRS/EDGE) melalui jaringan tanpa izin seperti Wi-Fi. Hal ini memungkinkan smartphone dengan jaringan Wi-Fi melakukan panggilan telepon ke jaringan GSM melalui jaringan Wi-Fi.

Model

Model Awal : 850, 857, 950, 957 Model Monokrom berbasis Java : seri 5000 dan seri 6000 Model Warna : seri 7200, seri 7500 dan seri 7700 Model dengan kemudahan mengetik : seri 7100 Model Blackberry Modern : seri 8000, termasuk BlackBerry Pearl dan BlackBerry Curve

Crackberry

Crackberry berasal dari kata crack yang berarti kokain dan kata Blackbery. Kemudahan yang dihadirkan dalam mengakses e-mail dan pesan instan membuat para pengguna seringkali tak bisa lepas dari Blackberry. Efek yang dihasilkan membuat para pengguna tampak seperti orang yang kecanduan dengan Blackberry. Crackberry pun menimbulkan kekhawatiran akan perubahan ritme kerja menjadi tidak sehat.dan hilangnya keseimbangan hidup. Hal ini kemudian membuat beberapa pemerintahan negara membatasi bahkan melarang penggunaan Blackberry. Di Kantor Imigrasi dan Kewarganegaraan Kanada, pejabat memerintahkan karyawan untuk mematikan alat dari jam 7 malam hingga 7 pagi,hari libur dan akhir pekan. Hal ini untuk menjaga kesimbangan hidup karyawan. Pemerintah kemudian mengeluarkan panduan khusus dalam menangani kondisi darurat sehubungan pembatasan Blackberry. Sementara di Perancis, muncul larangan bagi para menteri untuk menggunakan Blackberry dengan alasan intelijen. Hal ini dapat dimengerti, mengingat di Inggris pemanfaatan Blackberry telah meluas hingga ke pelacakan nomor-nomor kendaraan serta foto-foto pelaku kriminal. (sumber:wikipedia.org)